25 January 2010

The Power of Mind di SMPN 1 Sruweng

Sruweng - orasakobere.

Dalam rangka program Sukses UN 2010, SMPN 1 Sruweng menyelenggarakan training “The Power of Mind”. Training yang diselenggarakan pada hari Rabu, 20 Januari kemarin merupakan kerja sama sekolah dengan Kayyisu Excellent dari Purwokerto. Kepala SMPN 1 Sruweng dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk tujuan jangka pendek berupa sukses UN, “tetapi lebih dari itu, training akan membekali kalian dalam menjemput sukses hidup di masa depan. Dengan training “The Power of Mind” ini kalian akan terbangun motivasinya, terbangun keyakinan positifnya, dan terbangun kesadaran spiritualnya,” tegas Sudibyo, S.Pd. I hadapan sekitar 250an siswa.


Kegiatan yang mengambil tempat gedung PGRI Kec. Sruweng itu berlangsung sekitar 3 jam, mulai dari pukul 09.30 s.d. 12.30. Walau dalam waktu yang cukup lama, ternyata minat dan konsentrasi siswa tak mengendur. “Luar biasa, siswa begitu antusias,” celetuk Drs. Darsono Kaur Kesiswaan yang ikut mendampingi siswa sampai selesainya kegiatan. Memang dalam training ini, metode yang digunakan ukup variatif yang kesemuanya bermuara pada keterlibatan siswa. Arif Rahutomo, S.Sos. sang trainer/motivator mengemukakan bahwa untuk bisa sukses, manusia harus memiliki beberapa syarat. Syarat-syarat itu antara lain focus, ada motivasi, punya keyakinan, usaha, dan doa. Arif Rh, demikian nama beken sang trainer, menjabarkan syarat-syarat tersebut dengan contoh nyata dari lingkungan kita sehingga begitu hidup.
Anak-anak dipandu untuk menyusun target diri yang akan dicapai pada UN besok. Dengan target diri yang ditulis sendiri oleh siswa, orang tua dan sekolah jadi lebih mudah memantau sejauh mana persiapan siswa dalam menghadapi UN. Sekitar pukul 13.00, kegiatan yang berbiaya Rp.12.500,- per siswa itu diakhiri dengan penyampaian kesan dan pesan peserta. Dari kesan-kesan yang terkumpul, mayoritas siswa merasakan betapa bermanfaatnya kegiatan seperti ini. @bapakedifda.


Lanjut membaca “The Power of Mind di SMPN 1 Sruweng”  »»

19 January 2010

Inzago FM Kembali Mengudara

Gombong - orasakobere.

Setelah lebih dari sebulan 'off air' karena kerusakan teknis, Inzago FM kembali 'on air'.
"Kami sudah mulai mengudara (lagi) sepuluhan hari" ujar seorang penyiar Inzago FM R Agung KPW. Agung mengajak agar para Inzago lovers untuk kembali dan khususnya guru dan siswa yang selama ini mengisi acara untuk segera aktif kembali.


Inzago FM sempat beberapa kali mengalami masalah teknik sehingga membuat radio kamunitas milik SMA Negeri 1 Gombong terpaksa 'off air' beberapa kali.

Lanjut membaca “Inzago FM Kembali Mengudara”  »»

05 January 2010

SMAN 1 Gombong Gunakan BSE


Gombong - orasakobere.

SMA Negeri 1 Gombong berencana secara total menggunakan buku sekolah elektronik (BSE). Pihak sekolah telah membeli buku sekolah elektronik untuk semua mapel untuk semua kelas (klas X, XI, XII). Menurut rencana BSE ini akan dipinjamkan kepada seluruh murid. Kini petugas perpustakaan dibantu Tata Usaha tengah melakukan persiapan administratif agar BSE segera bisa dibagikan kepada siswa.


Kepala SMA Negeri 1 Gombong, Drs. Kunnaji, mengatakan bahwa keputusan menggunakan BSE dimaksudkan untuk mengurangi beban orang tua murid berkenaan dengan biaya buku pelajaran.
Harga buku BSE yang jauh lebih rendah, sekitar kurang dari setengah harga buku sejenis di pasaran umum diharapkan mengurangi beban masyarakat. Buku BSE adalah buku-buku mata pelajaran SD-SLTA, yang bisa diunduh gratis di website depdiknas, dan masyarakat bisa menerbitkannya secara bebas dan menjualnya dengan harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan depdiknas.
Walaupun bisa diunduh gratis dan harga cetaknya jauh lebih rendah, namun penggunaan BSE di sekolah masih amat rendah. Beberapa pihak mensinyalir kurangnya sosialisasi dan praktek rabat/diskon dalam pemasaran buku non BSE yang mencapai 30% - 40% membuat guru dan sekolah enggan menggunakan BSE. Sebuah sumber terpercaya dari penerbit BSE menyatakan bahwa pihak penerbit BSE hanya mampu memberikan diskon maksimal 10%.

Lanjut membaca “SMAN 1 Gombong Gunakan BSE”  »»

16 December 2009

Iklan Rokok di Alun-Alun Membuat Kebumen Tak Ramah Anak

Karanganyar - Sakobere.

Iklan rokok yang bertebaran di alun-alun kota Kebumen membuat Kebumen menjadi tidak ramah anak. Hal ini dikemukakan aktivis KOMPAK (Komunitas Peduli Anak Kebumen), Nur Arifin (Ipin) dalam diskusi Forum Pemerhati Anak Kebumen (FPAK) di Hotel Candisari Karanganyar (15-16 Des 2009). Arifin juga menolak iklan rokok yang mensponsori kegiatan-kegiatan yang melibatkan anak. Kedua hal yang dikemukakan adalah sebagian issue yang muncul dalam diskusi FPAK.

Pertemuan jejaring FPAK merupakan tindak lanjut kesepahaman para pemangku kewajiban dan pemangku kepentingan berkait anak sebelumnya. Selama dua hari forum membahas berbagai issue anak, membuat visi misi, kode etik, program kerja, dan kepengurusan.
Terpilih sebagai koordinator forum adalah Agus Purwanto (Majlis Sakobere), sementara sekretaris dipercayakan pada Nunung Awaliyah (KPI) dan bendahara Pujiastuti (Aisyiyah).

Lanjut membaca “Iklan Rokok di Alun-Alun Membuat Kebumen Tak Ramah Anak”  »»

14 December 2009

Organisasi Anak Kesulitan Pertahankan Eksistensi dan Keberlangsungan Hidupnya


Karanganyar - Sakobere.

Organisasi atau kelompok anak ternyata sangat rentan dalam mempertahankan eksistensi dan keberlangsungan 'hidup' organisasi atau kelompoknya. Kenyataan ini terungkap dalam workshop Pemberdayaan Organisasi/Kelompok Anak di Hotel Candisari (13 - 14 Desember 2009). Workshop yang diikuti oleh sekitar 60 anak dari berbagai organisasi anak menghadirkan empat pembicara, yaitu Komper Wardopo (wartawan senior, kordinator wartawan Suara Merdeka wilayah Kedu-DIY), Ir. Puji Rahayu (Kepala BPPKB Kebumen), Slamet Mujiyono (Dosen STAINU Kebumen), dan Dian Lestari (Ketua Komisi B DPRD Kebumen).

Dalam paparannya Komper Wardopo berpesan agar para peserta untuk memanfaatkan peluang yang datang dengan sebaik-baiknya, termasuk memanfaatkan berbagai media dalam memperjuangkan hak-hak anak.
Sementara Ir. Puji Rahayu mewanti-wanti agar anak jangan sampai terkena 'musibah 2159'. "Bila ada 2 orang berlawanan jenis bersatu, enaknya lima menit, menderitanya sampai 9 bulan" seloroh Puji Rahayu.

Hari kedua workshop peserta melakukan pemetaan potensi dan hambatan organisasi anak. Pada hari kedua workshop yang dipandu Agus Purwanto dan Nunung Awaliyah dari FPAK (Forum Pemerhati Anak Kebumen) inilah terungkap betapa organisasi anak rentan dan rawan menjadi 'kerakap tumbuh di batu, hidup segan matipuntak mau'. Disamping faktor pengalaman dan pengetahuan organisasi yang masih kurang, pengurus organisasi anak yang telah dewasa cenderung meninggalkan desa kuliah dan atau bekerja di luar kota, sekaligus meninggalkan organisasi anak.

Lampiran :

Lanjut membaca “Organisasi Anak Kesulitan Pertahankan Eksistensi dan Keberlangsungan Hidupnya”  »»

12 December 2009

Anwar Ahmad : Vital Statistic Penting Untuk Perencanaan Pembangunan

Aceh Besar - Sakobere.

Vital Statistic sangat penting dalam perencanaan pembangunan, tanpa data yang akurat maka target pembangunan daerah tidak akan tercapai. Hal ini ditegaskan Wakil Bupati Aceh Besar, H. Anwar Ahmad, SE, Ak ketika menerima kunjungan dari kabupaten Sikka (NTT), kabupaten Kebumen, dan rombongan Plan International Jakarta (10/12/2009).
Kunjungan tim kabupaten Sikka, kabupaten Kebumen, dan Plan International ke kabupaten Aceh Besar dalam rangka melihat langsung dan mengkaji pengelolaan data kependudukan, khususnya pencatatan data anak.

Rombongan kabupaten Sikka dipimpin langsung oleh Bupati Sikka, Drs. Sosimus Mitang, dan dari Kebumen nampak hadir Kepala Dispenduk Capil, Adi Pandoyo, dan ketua Majlis SAKOBERE, Agus Purwanto. Sementara dari Plan International nampak direktur program UBR Jakarta, CTA Plan Kebumen, PUM Sikka dan PUM Aceh Besar.
Kunjungan dilakukan juga ke kantor kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar, untuk melihat dan berdiskusi tentang pencatatan kelahiran anak yang dipadukan dengan sistem SIAK yang ada secara online.
Rombongan terlibat dalam diskusi intens dan saling bertukar pengalaman dan informasi mengenai pengelolaan data kependudukan.


Lanjut membaca “Anwar Ahmad : Vital Statistic Penting Untuk Perencanaan Pembangunan”  »»

11 December 2009

Mampir Di Markas Partai Aceh


Banda Aceh - Sakobere.

Disela-sela kunjungan ke kabupaten Aceh Besar (NAD), rombongan Kebumen yang terdiri dari Kepala Dinas Dispenduk Capil, Adi Pandoyo, CTA Plan Kebumen, Suranto, dan Ketua Majlis SAKOBERE menyempatkan diri bertandang ke markas Partai Aceh di Banda Aceh.

Partai Aceh merupakan partai lokal yang hanya ada di Propinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Partai Aceh (PA) ini dalam pemilu tahun lalu berhasil memenangi pemilu legislatif dengan kemenangan cukup telak mencapai lebih kurang separo jumlah perolehan suara di NAD.

Lanjut membaca “Mampir Di Markas Partai Aceh”  »»

01 December 2009

Inzago FM Terlelap

Gombong - Sakobere.

Inzago FM, radio komunitas milik SMA Negeri 1 Gombong telah lebih dari 1 bulan tidak lagi mengudara. Seorang guru yang biasa menjadi penyiar, R. Agung KPW, menjelaskan terjadi kerusakan di peralatan dan kini tengah diperbaiki di Jakarta.
Sebelum terjadi kerusakan peralatan, Inzago FM pernah terhenti siaran akibat mendapat protes masyarakat karena terjadi kebocoran frekwensi sehingga mengganggu pesawat televisi warga sekitar.

Sebelumnya keberadaan Inzago FM sempat dikritisi sebagian anggota komite sekolah karena dilaksanakan mendahului anggaran (APBS) dan bukan merupakan program prioritas. Kririk lain berkait jumlah dana pengadaan Inzago FM yang mencapai Rp. 30 juta. Jumlah ini dianggap terlalu mahal mengingat radio sejenis milik Madu FM (milik SMK Ma'arif 2 Gombong) hanya menghabiskan dana sekirat Rp. 5 juta.
Berkait ini pihak sekolah berkilah bahwa peralatan Inzago FM adalah buatan pabrik, dan bukan merakit sendiri, dan dilengkapi dengan studio yang representatif dan antena luar yang bagus sehingga membutuhkan dana lebih besar.

Lanjut membaca “Inzago FM Terlelap”  »»

Kunjungan Pimpinan UBR Plan Internasional Ke Kebumen


Sempor - Sakobere.

Dua pimpinan Universal Birth Registration (UBR) Plan International Jakarta, kemarin berkunjung ke Kebumen. Kunjungan ini dimaksudkan untuk membuat dokumentasi berkait palaksanaan program UBR di Kebumen. Berdasarkan catatan Plan International, terdapat dua daerah yang sangat sukses menyelenggarakan dan melayani program pencatatan kelahiran (akte kelahiran), yaitu kabupaten Sikka (NTT) dan kabupaten Kebumen Jawa tengah.

Nampak hadir dalam kunjungan dan pendokumentasian, wakil bupati Kebumen, Rustriyanto, SH., Program Unit Manager Plan PU Kebumen (yang baru) Amirudin, Ratih TV, ketua SAKOBERE, dan sebagian anggota KOMPAK.
Proses dokumentasi dilakukan di SMPN 1 Sempor dengan pengambilan gambar oleh Ratih TV Kebumen dengan subjek anak-anak KOMPAK yang menjelaskan bagaimana mereka mencoba mengurus sendiri akte kelahiran mereka. Juga statement Wakil Bupati Kebumen berkait komitmen Pemkab Kebumen dalam memenuhi hak anak atas identitas.
Menurut seorang pipinan program UBR, Reni, dokumentasi ini akan dikirimkan ke kantor pusat Plan dan BBC London, dan sebagai bahan untuk di upload di situs Plan International.

Lanjut membaca “Kunjungan Pimpinan UBR Plan Internasional Ke Kebumen”  »»

28 November 2009

Murid Ingin MOS yang Menyenangkan

Karanganyar - Sakobere.

Murid-murid umumnya menginginkan Masa Orientasi Siswa (MOS) yang lebih menyenangkan, lebih banyak kegiatan outdoor activity, dengan materi yang sesuai dengan kebutuhan siswa baru untuk beradaptasi dengan sekolah (lingkungan) baru. Hal ini terungkap pada acara Konsultasi Tentang Pedoman Pelaksanaan Masa Orientasi Siswa (MOS) yang diselenggarakan di SMP Negeri 1 Karanganyar (26/11/09). Acara ini merupakan seri ke 4 diskusi tentang MOS. Tampak hadir lebih dari 32 siswa yang merupakan perwakilan SLTP dan SLTA. Acara diselenggarakan oleh Majlis SAKOBERE bekerjasama dengan Plan International Program Unit Kebumen.

Sebelumnya telah diadakan acara pemetaan pelaksanaan MOS dan dilanjutkan diskusi tentang materi yang tepat dan menyususn draft panduan MOS.

Lanjut membaca “Murid Ingin MOS yang Menyenangkan”  »»

26 November 2009

Hanya 50% Sekolah Laporkan R10

Kebumen - Sakobere.

Hanya sekitar 50 persen sekolah di Kebumen yang melaporkan R10 ke Dinas Dikpora. Hal ini ditegaskan seorang staf Dinas Dikpora. M. Rosyid, S.Pd. MM.Pd. (23/11/09). R10 adalah form pelaporan jumlah guru di sebuah sekolah, dan dari R10 bisa diketahui sebuah sekolah kekurangan dan atau kelebihan guru.
"Kurang disiplinnya sekolah menyampaikan laporan R10 ini membuat Dikpora tidak bisa membuat peta kondisi guru secara akurat" tegas Rosyid.

Kondisi pemetaan dan distribusi guru ini sempat 'didiskusikan' secara informal M. Rosyid dengan ketua SAKOBERE, dan Kepala BKD beserta dua orang staf BKD, selepas melakukan rapat verifikasi dan seleksi administrasi calon kepala sekolah.

Lanjut membaca “Hanya 50% Sekolah Laporkan R10”  »»

25 November 2009

Selamat Hari Guru

Gombong - Sakobere.

Tidak banyak orang tahu bila hari ini, 25 Nopember 2009 adalah HARI GURU NASIONAL. Tapi tidak untuk sebuah kelas di SMA Negeri 1 Gombong. Tepat di awal jam pertama, saat seorang guru masuk kelas hendak mengajar, serempak murid-murid menyanyikan lagu Hymne Guru. Dan sang gurupun terlongong, bahkan dirinya hampir lupa, bahwa hari ini adalah hari guru.
Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru .... tanpa tanda jasa. Begitu murid-murid bernyanyi.


Tanpa Tanda Jasa?
Lagu Hymne Guru, karya Sartono, telah diubah syair akhirnya, yaitu kalimat .... tanpa tanda jasa diganti menjadi .... membangun insan cendekia.
Perubahan ini dikritik oleh HM. Bahrul Ilmie, seorang anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Kebumen. Menurut Bahrul, perubahan syair lagu ini justru menghilangkan aspek pengabdian yang tulus yang menjadi roh profesi guru.
"Kita tidak lagi mengenali guru-guru yang selama ini kita kenal penuh pengabdian, guru-guru sekarang menjadi komersil" ungkap Bahrul saat menjadi narasumber dialog interaktif di radio Prima FM (24/11/09).

Lanjut membaca “Selamat Hari Guru”  »»
 
©  free template by Blogspot tutorial